Skip to content
iklanjualbeli
Menu
  • Home
Menu

Menyimpangi Pidana Minimum Khusus dalam Perantara Jual Beli Narkotika: Putusan PN Selayar Menjadi Sorotan

Posted on December 6, 2025December 6, 2025 by Kiky

iklanjualbeli.info Penanganan perkara narkotika kembali menjadi perhatian publik setelah Pengadilan Negeri Selayar menjatuhkan vonis pidana penjara 4 tahun kepada seorang terdakwa kasus perantara jual beli sabu bernama Al Fath Muh. Raihan bin Bony Lime. Putusan tersebut memunculkan diskusi hukum karena dianggap menyimpang dari ketentuan pidana minimum khusus dalam Undang-Undang Narkotika.

Meski terbukti berperan sebagai perantara jual beli narkotika, majelis hakim mempertimbangkan berbagai fakta persidangan untuk memberikan hukuman yang lebih ringan dari batas minimum khusus yang biasanya diterapkan pada pelaku jaringan peredaran narkoba.


Kronologi Kasus: Dari Informasi Intelijen hingga Penangkapan di Area Pelelangan Ikan

Kasus ini bermula dari informasi yang diterima Kepolisian Resor Kepulauan Selayar mengenai dugaan transaksi narkotika di kawasan Tempat Pelelangan Ikan Bonehalang. Terdakwa disebut sudah menjadi target operasi polisi karena keterlibatannya dalam aktivitas peredaran narkoba di wilayah pesisir.

Saat penangkapan, petugas mendapati terdakwa sedang menunggu seseorang yang akan mengambil paket narkotika. Proses pengamanan dilakukan tanpa perlawanan, dan polisi segera melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menelusuri rantai peredaran.

Dalam proses penyidikan terungkap bahwa terdakwa berhubungan dengan dua orang lainnya, yakni Ansar dan Daus, yang diduga merupakan pemasok sabu. Terdakwa berperan menghubungkan pembeli dengan Daus dan sebagai imbalannya, ia mendapat jatah mengonsumsi sabu bersama pemasok.


Dakwaan Jaksa dan Pasal yang Dikenakan pada Terdakwa

Jaksa mendakwa terdakwa dengan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ketentuan pasal ini biasanya diperuntukkan bagi pihak yang menjadi penghubung dalam transaksi narkotika dan memiliki unsur pemufakatan jahat.

Pasal tersebut dikenal memiliki pidana minimum khusus, yaitu paling singkat 5 tahun penjara. Namun, dalam putusan ini, hakim menjatuhkan pidana di bawah batas minimum, yaitu 4 tahun penjara. Selain itu, terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp1 miliar, dengan ketentuan kurungan 6 bulan apabila tidak sanggup membayar.

Putusan inilah yang kemudian menimbulkan sorotan, karena majelis hakim mengambil langkah berbeda dari kebiasaan penerapan pasal serupa.


Pertimbangan Hakim: Terdakwa Juga Pengguna dengan Barang Bukti Kecil

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyampaikan bahwa terdakwa memang berperan menjadi perantara dengan tujuan memperoleh sabu untuk dipakai sendiri. Tes urine terdakwa positif mengandung metamfetamina dan di kamar kosnya ditemukan barang bukti sabu dalam jumlah sangat kecil.

Majelis mengaitkan hal itu dengan surat edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2010, yang memberikan pedoman bahwa pecandu dengan barang bukti kecil dapat diprioritaskan untuk rehabilitasi atau hukuman yang lebih ringan.

Fakta persidangan juga menunjukkan bahwa sabu dengan berat netto 0,18 gram yang ditemukan di rumah saksi lain bukan milik terdakwa. Hal ini melemahkan peran terdakwa sebagai pihak yang mengendalikan peredaran narkoba dalam skala besar.


Analisis Hukum: Perdebatan antara Keadilan Substantif dan Legal-Formal

Kasus ini memunculkan dilema hukum yang sering terjadi dalam perkara narkotika:

AspekPerspektif FormalPerspektif Substantif
Penerapan Pasal 114Minimum 5 tahun wajib diterapkanHakim dapat mempertimbangkan kondisi terdakwa sebagai pengguna
Tujuan PemidanaanEfek jera bagi jaringan peredaran narkotikaMencegah kriminalisasi berlebihan terhadap pengguna
Kategorisasi PeranPerantara = bagian jaringanPerantara demi konsumsi = bagian dari ketergantungan

Hakim tampaknya ingin menekankan bahwa terdakwa bukan pengedar profesional, melainkan korban ketergantungan narkoba yang dimanfaatkan oleh pengedar kelas atas.

Namun, langkah ini juga membuka risiko interpretasi yang berbeda di pengadilan lain, sehingga publik berharap ada konsistensi dan acuan jelas dalam perkara serupa.


Apa Implikasi Putusan Ini ke Depan?

Putusan PN Selayar dapat menjadi rujukan penting dalam menghadapi kasus perantara narkotika yang ternyata juga merupakan pengguna aktif. Pengadilan dalam beberapa tahun terakhir memang mulai lebih progresif dalam menilai bahwa tidak semua yang terjerat pasal peredaran layak dipidana berat.

Di sisi lain, upaya pemberantasan narkoba harus tetap tegas agar tidak memberi ruang bagi pelaku untuk bersembunyi di balik status sebagai pemakai.

Keseimbangan antara perlindungan kemanusiaan dan pemberantasan jaringan masih menjadi tantangan besar dalam praktik peradilan pidana narkotika di Indonesia.


Kesimpulan

Vonis 4 tahun penjara terhadap Al Fath Muh. Raihan mencerminkan pendekatan peradilan yang tidak hanya fokus pada teks undang-undang, tetapi juga pada konteks sosial terdakwa. Putusan ini menandai pentingnya membedakan pengguna yang terjebak dalam ketergantungan dari pelaku yang menguasai bisnis peredaran.

Namun diskursus publik tetap diperlukan, agar penerapan hukum tidak menunjukkan kesan pilih kasih dan tetap berada dalam koridor keadilan yang objektif.

Cek Juga Artikel Dari Platform faktagosip.web.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Pembangunan Sekolah Rakyat Medan Capai 73 Persen
  • Letkol Inf Didik Sudarmawan Resmi Jabat Dandim
  • Candaan Ular Weling di Bogor Berujung Maut
  • RUU Keamanan Siber Disebut Benteng Publik Digital
  • KPK Dalami Suap Proyek Pengerukan 4 Pelabuhan

Partner

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 iklanjualbeli | Design: Newspaperly WordPress Theme