Sejumlah isu ekonomi menjadi perhatian publik sepanjang pekan ini. Mulai dari defisit anggaran negara hingga pergerakan harga komoditas global yang cukup tajam.
Berikut rangkuman berita ekonomi terpopuler yang banyak dibaca.
APBN Defisit Rp240,1 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hingga Maret 2026, APBN tercatat defisit Rp240,1 triliun atau sekitar 0,92 persen dari PDB.
Meski defisit, pemerintah menyebut kondisi fiskal masih terkendali di tengah tekanan global.
Program MBG Sumbang Pajak
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan.
Program ini disebut mampu memberikan kontribusi pajak sekitar 3 hingga 5 persen dari total anggaran.
Nilai tersebut berasal dari pagu program yang mencapai ratusan triliun rupiah.
Harga Minyak Dunia Anjlok
Harga minyak global mengalami penurunan tajam.
Penurunan mencapai lebih dari 15 persen dalam waktu singkat.
Salah satu pemicunya adalah keputusan Donald Trump terkait gencatan senjata dengan Iran.
Emas Berpotensi Menguat
Di tengah turunnya harga minyak, emas justru menunjukkan tren berbeda.
Harga emas diperkirakan berpotensi menguat dalam waktu dekat.
Hal ini didorong oleh kombinasi faktor teknikal dan kondisi global.
Harga Emas Pegadaian Ikut Naik
Harga emas di Pegadaian juga mengalami kenaikan.
Kenaikan terjadi pada berbagai jenis emas, termasuk UBS dan Galeri 24.
Pergerakan ini menjadi perhatian investor yang memantau instrumen logam mulia.
Dinamika Ekonomi Masih Fluktuatif
Perkembangan ekonomi global masih menunjukkan ketidakpastian.
Geopolitik dan kondisi pasar energi menjadi faktor utama.
Hal ini berdampak langsung pada berbagai sektor ekonomi.
Kesimpulan
Pekan ini diwarnai dinamika ekonomi yang cukup signifikan.
Defisit APBN dan penurunan harga minyak menjadi sorotan utama.
Sementara itu, emas mulai menunjukkan potensi sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian.
Baca Juga : Harga iPhone 13 Bekas April 2026 dan Performa
Cek Juga Artikel Dari Platform : beritabmkg
