iklanjualbeli.info Pemerintah Kota Depok terus mendorong inovasi layanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang mendapat perhatian adalah peluncuran Gerai Obat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Gerai obat koperasi ini hadir sebagai solusi alternatif untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kehadirannya di lingkungan kelurahan diharapkan mempermudah warga dalam memperoleh obat-obatan secara aman, terjangkau, dan terpercaya.
Peluncuran gerai tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Lokasi ini dipilih sebagai salah satu percontohan pengembangan koperasi berbasis layanan kesehatan.
Apresiasi Wakil Wali Kota Depok
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan apresiasi atas hadirnya gerai obat koperasi tersebut. Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah strategis yang patut didukung bersama.
Chandra menilai kehadiran gerai obat koperasi mampu memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat. Tidak hanya bergerak di bidang ekonomi, koperasi juga dapat berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar. Dengan adanya gerai obat koperasi, masyarakat dapat memperoleh layanan tersebut secara lebih merata.
Momentum Penguatan Peran Koperasi
Peluncuran Gerai Obat KDKMP juga dinilai sebagai momentum penting untuk memperluas cakupan koperasi di sektor layanan dasar. Pemerintah daerah melihat potensi besar koperasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Chandra Rahmansyah menyampaikan bahwa koperasi memiliki fleksibilitas dan kedekatan dengan warga. Hal ini menjadi keunggulan dalam menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Menurutnya, pemanfaatan koperasi sebagai sarana distribusi obat dan layanan kesehatan merupakan terobosan yang relevan dengan semangat ekonomi kerakyatan.
Kehadiran Pemerintah Pusat Jadi Sinyal Kuat
Dalam kegiatan peluncuran tersebut, hadir pula Menteri Koperasi, Ferry Juliantono. Kehadiran pemerintah pusat dinilai sebagai sinyal kuat dukungan terhadap penguatan koperasi di daerah.
Chandra menyebut bahwa kehadiran Menkop menjadi dorongan moral bagi pemerintah daerah dan pengelola koperasi. Ini menunjukkan bahwa pengembangan KDKMP sejalan dengan arah kebijakan nasional.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya penting bagi Kota Depok, tetapi juga menjadi tonggak bagi Indonesia dalam memanfaatkan koperasi sebagai penyedia layanan dasar yang adil dan merata.
Akses Kesehatan Lebih Merata dan Terjangkau
Salah satu tujuan utama dari Gerai Obat KDKMP adalah mendekatkan akses layanan kesehatan. Selama ini, tidak semua warga memiliki kemudahan untuk mendapatkan obat-obatan yang aman dan terjangkau.
Dengan gerai obat koperasi, masyarakat dapat mengakses kebutuhan kesehatan di lingkungan terdekat. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada layanan yang berbiaya tinggi.
Chandra menilai bahwa pemerataan layanan kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas besar. Koperasi menjadi solusi berbasis komunitas yang efektif.
Dukungan Nyata Pemkot Depok untuk Koperasi
Pemerintah Kota Depok tidak hanya memberikan dukungan moral. Chandra mengungkapkan bahwa Pemkot Depok telah memberikan stimulan dana hibah untuk memperkuat kelembagaan koperasi.
Saat ini, terdapat 63 koperasi kelurahan di Kota Depok yang seluruhnya telah beroperasi. Seluruh koperasi tersebut mendapatkan dukungan awal berupa dana hibah sebagai penguatan kelembagaan.
Dukungan ini menunjukkan komitmen Pemkot Depok dalam mendorong koperasi agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
Chandra Rahmansyah menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mewujudkan perekonomian yang adil dan merata. Koperasi bukan hanya wadah usaha, tetapi juga alat pemerataan kesejahteraan.
Ia menyampaikan bahwa koperasi memiliki nilai kebersamaan dan gotong royong. Nilai ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi yang inklusif.
Melalui KDKMP, koperasi diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik di sektor ekonomi maupun sosial.
Keanggotaan Jadi Kekuatan Utama Koperasi
Lebih lanjut, Chandra menekankan bahwa kekuatan utama koperasi terletak pada jumlah dan partisipasi anggota. Semakin besar keanggotaan, semakin kuat koperasi tersebut.
Ia mendorong agar koperasi kelurahan di Kota Depok memiliki cakupan anggota yang luas. Targetnya adalah mayoritas warga menjadi bagian dari koperasi.
Menurutnya, dengan keanggotaan yang besar, koperasi akan lebih berdaya dalam menyediakan layanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapan untuk Pengembangan KDKMP ke Depan
Pemerintah Kota Depok berharap Gerai Obat KDKMP dapat terus berkembang dan direplikasi di kelurahan lain. Keberhasilan gerai percontohan menjadi dasar untuk pengembangan lebih luas.
Chandra optimistis bahwa koperasi dapat menjadi garda terdepan dalam penyediaan layanan dasar. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, KDKMP memiliki masa depan yang cerah.
Ia juga berharap pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan transparan agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.
Penutup
Peluncuran Gerai Obat Koperasi KDKMP di Kota Depok menjadi langkah penting dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Apresiasi Wakil Wali Kota Depok menunjukkan dukungan penuh terhadap inovasi berbasis koperasi.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan koperasi, layanan kesehatan yang adil dan terjangkau dapat diwujudkan. KDKMP diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana koperasi mampu berperan strategis dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.
Melalui penguatan kelembagaan dan perluasan keanggotaan, koperasi di Kota Depok diharapkan terus tumbuh sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Cek Juga Artikel Dari Platform otomotifmotorindo.org
